Saturday, 24 February 2018

Khutbah Idul Fitri Rahbar: Perjuangan Melawan Israel, Kewajiban Setiap Muslim

Berita 04 Juli 2017

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan, berdasarkan Fikih Islam, dalam melawan dominasi musuh di wilayah Islam, semua umat Islam berkewajiban untuk berjihad dalam bentuk apapun yang mungkin bisa dilakukan. Oleh karena itu, hari ini perjuangan untuk melawan rezim Zionis Israel adalah sebuah keharusan dan wajib bagi semua dunia Islam.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidato di hadapan para pejabat negara, Duta-duta Besar dari negara-negara Muslim dan berbagai lapisan masyarakat menandai Hari Raya Idul Fitri, Senin (26/6/2017).

Di awal pidatonya, Rahbar mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Islam dunia. Beliau menyingung pendudukan rezim Zionis Israel terhadap Palestina dan pengusiran rakyat Muslim Palestina dari tanah air mereka.

"Dunia Islam memerlukan persatuan dan koalisi, dan bangsa-bangsa Muslim seringnya juga bersimpati satu sama lain, (oleh karena itu) pemerintah-pemerintahlah yang harus melaksanakan kewajiban-kewajibannya," kata Ayatullah Khamenei ketika mengkritik sejumlah negara Muslim yang mengabaikan isu Palestina dan perjuangann untuk melawan rezim Zionis.

Rahbar lebih lanjut menilai bangsa Iran sebagai bangsa yang waspada dan bangkit. Beliau menyebut pawai Hari Quds dan partisipasi luas rakyat Iran dalam membela rakyat Palestina sebagai contoh yang membanggakan dari persatuan Islam.

"Arti persatuan Islam adalah seperti ini, di mana rakyat Republik Islam Iran yang Syiah dan sedang berpuasa turun ke jalan-jalan untuk menyatakan simpati mereka kepada rakyat Palestina yang Sunni," imbuhnya.

Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei menyebut meredupnya dan terlupakannya isu Palestina sebagai bahaya besar.

"Bersatu dan menghindari perpecahan akan menguntungkan semua negara Muslim. Empati tentang masalah Palestina harus menjadi masalah pertama dunia Islam. Peredupan dan terlupakannya isu Palestina harus dicegah," tegasnya.

Menurut Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, perpecahan dan perselisihan adalah persoalan terpenting dan luka besar dalam tubuh dunia Islam.

Rahbar juga menyinggung adanya konflik berdarah di berbagai wilayah dunia Islam seperti di Yaman, Suriah, Irak dan Afrika Utara.

"Dekatnya negara-negara Muslim dan menghindari penggunaan kekuatan untuk anti-satu dengan yang lainnya adalah sejalan dengan hikmat Ilahi dan menguntungkan semua negara Muslim," pungkasnya.

Sebelum pidato Rahbar, Hassan Rouhani, Presiden Iran mengucapkan terimakasih kepada bangsa dan Angkatan Bersenjata negara ini dalam melawan teroris.

Ia mengatakan, respon tehadap teroris telah memperlihatkan bagian kecil dari kekuatan pertahanan Iran.

Dalam acara yang diselenggarakan di Huseniyah Imam Khomeini itu, Rouhani juga memuji partisipasi luas rakyat Iran dalam pawai al-Quds. Ia mengatakan, pawai hari Quds membuktikan akan kemenangan kebenaran atas kebatilan.

Hari Quds Sedunia tahun ini jatuh pada tanggal 23 Juni 2017 atau 28 Ramadhan 1438 H. Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadahan ditetapkan oleh Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran sebagai Hari Quds Sedunia. Penetapan ini sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis Israel.

Sumber: www. ABNA24.com

Al-Mu'ammal

Yayasan Al-Mu'ammal adalah Yayasan Islam yang bergerak di bidang dakwah dan penerbitan.

Yayasan AL-Mu'ammal berkomitmen memberikan kontribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa demi mencapai kemajuan dan kejayaan Indonesia yang bermartabat. Mencerahkan pemikiran keislaman dalam bingkai kebhinnekaan dan menjunjung tinggi perbedaan.

Statistik Pengunjung

026857
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Bulan Ini
Semua
39
236
844
2431
26857

Your IP: 54.167.29.208
2018-02-24 14:43

YAYASAN AL-MU'AMMAL

Jl. H.A Salim, Gg. VI No. 2, Pekalongan, Jawa Tengah.

Hp. 0859 5960 4020, Email. info@al-muammal.org